Senin, 11 Februari 2013

Kanker Kandungan

Definisi Kandungan (Uterus)

Kandungan (uterus) adalah bagian dari suatu sistim reproduksi seorang wanita. Ia adalah organ yang berongga yang berbetuk buah per dimana seorang bayi tumbuh. Kandungan ada di panggul (pelvis) antara kandung kemih dan dubur (rectum).
Bagian bawah yang sempit dari kandungan (uterus) adalah mulut rahim (cervix). Bagian tengah yang lebar dari kandungan adalah badannya atau corpus. Puncaknya yang berbentuk kubah adalah fundus. Tabung-tabung fallopian menjulur dari setiap sisi puncak kandungan ke indung-indung telur (ovaries).

Dinding kandungan mempunya dua lapisan jaringan. Lapisan dalam adalah endometrium. Lapisan luar adalah jaringan otot yang disebut myometrium.
Pada wanita-wanita yang berada pada umur-umur mengandung anak, lapisan uterus tumbuh dan menebal setiap bulan untuk mempersiapkan kehamilan. Jika seorang wanita tidak menjadi hamil, lapisan yang tebal, berdarah mengalir keluar dari tubuh melalu vagina. Pengeluaran ini disebut menstruasi (datang bulan).

Mengerti Kanker

Kanker adalah suatu kelompok yang banyak dari penyakit yang berhubungan. Semua kanker-kanker mulai di sel-sel, unit dasar kehidupan dari tubuh. Sel-sel membuat jaringan-jaringan, dan jaringan-jaringan membuta organ-organ tubuh.
Secara normal, sel-sel tumbuh dan membelah membentuk sel-sel baru ketika mereka dibutuhkan oleh tubuh. Ketika sel-sel tumbuh menua dan mati, sel-sel baru mengambil tempat mereka.

Kadangkala proses yang teratur ini berjalan salah. Sel-sel baru terbentuk ketika tubuh tidak memerlukan mereka, dan sel-sel tua tidak mati ketika mereka seharusnya mati. Sel-sel ekstra ini dapat membentuk suatu massa dari jaringan yang disebut suatu pertumbuhan atau tumor.
Tumor-tumor dapat jinak atau ganas:
  • Tumor-tumor jinak bukan kanker. Biasanya , dokter-dokter dapat mengangkat/menghilangkan mereka. Sel-sel dari tumor-tumor jinak tidak menyebar ke bagian-bagian lain tubuh. Pada kebanyakan kasus-kasus, tumor-tumor jinak tidak datang kembali setelah mereka diangkat/dihilangkan. Paling penting, tumor-tumor jinak jarang adalah suatu ancaman nyawa.
  • Kondisi-Kondisi Jinak dari Kandungan
    • Fibroids adalah tumor-tumor jinak yang umum yang tumbuh dalam otot uterus. Mereka terjadi terutama pada wanita-wanita pada umur empatpuluhannya. Wanita-wanita mungkin mempunyai banyak fibroids pada waktu bersamaan. Fibroids tidak berkembang menjadi kanker. Ketika seorang wanita mencapai menopause, fibroids kemungkinan menjadi lebih kecil, dan kadangkala mereka menghilang.
    • Biasanya, fibroids tidak menyebabkan gejala-gejala dan tidak memerlukan perawatan. Namun tergantung dari ukuran dan lokasi mereka, fibroids dapat menyebabkan perdarahan, kotoran vagina (vaginal discharge), dan kencing yang seringkali. Wanita-wanita dengan gejala-gejala ini harus mengunjungi seorang dokter. Jika fibroids menyebabkan perdarahan yang berat, atau jika mereka menekan pada organ-organ yang berdekatan dan menyebabkan nyeri, dokter mungkin menyarankan operasi atau perawatan lainnya.
    • Endometriosis adalah kondisi jinak lainnya yang mempengaruhi uterus. Ia adalah paling umum pada wanita-wanita yang berumur tigapuluhan dan empatpuluhan, terutama pada wanita-wanita yang belum pernah hamil. Itu terjadi ketika jaringan endometrial mulai tumbuh pada bagian luar uterus dan pada organ-organ yang berdekatan. Kondisi ini dapat menyebabkan periode-periode menstruasi yang menyakitkan, perdarahan vagina yang abnormal, dan kadangkala kehilangan kesuburan (kemampuan menjadi hamil), namun itu tidak menyebabkan kanker. Wanita-wanita dengan endometriosis dapat dirawat dengan hormon-hormon atau operasi.
    • Endometrial hyperplasia adalah suatu peningkatan dalam jumlah sel-sel lapisan uterus. Itu bukan kanker. Kadangkala itu berkembang menjadi kanker. Periode-periode menstruasi yang berat, perdarahan diantara periode-periode, dan perdarahan setelah menopause adalah gejala-gejala umum dari hyperplasia. Itu adalah paling umum setelah umur 40 tahun.
    • Untuk mencegah endometrial hyperplasia dari pengembangan ke kanker, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkat uterus (hysterectomy) atau perawatan dengan hormon-hormon (progesterone) dan pemeriksaan-pemeriksaan follow-up secara teratur.
  • Tumor-tumor ganas adalah kanker. Mereka umumnya adalah lebih serius dan mungkin mengancam nyawa. Sel-sel kanker dapat menyerang dan merusak jaringan-jaringan dan organ-organ yang berdekatan. Juga, sel-sel kanker dapat pecah keluar dari suatu tumor ganas dan masuk kedalam aliran darah atau sistim getah bening (sistim limfatik). Itu adalah bagaimana sel-sel kanker menyebar dari tumor asal membentuk tumor-tumor baru pada organ-organ lain. Penyebaran dari kanker disebut metastasis.
Ketika kanker kandungan (uterine cancer) menyebar (metastasizes) keluar uterus, sel-sel kanker seringkali ditemukan di simpul-simpul getah bening, syaraf-syaraf, atau pembuluh-pembuluh darah yang berdekatan. Jika kanker telah mencapai simpul-simpul getah bening, sel-sel kanker mungkin telah menyebar ke simpul-simpul getah bening lainnya dan organ-organ lainnya, seperti paru-paru, hati, dan tulang-tulang.

Ketika kanker menyebar dari tempat asalnya ke bagian lain tubuh, tumor baru mempunyai macam sel-sel abnormal yang sama dan nama yang sama seperti tumor primer. Contohnya, Jika kanker uterus menyebar ke paru-paru, sel-sel kanker di paru-paru sebenarnya adalah sel-sel kanker kandungan (uterine). Penyakitnya adalah kanker kandungan metastatic, bukan kanker paru-paru. Ia diperlakukan sebagai kanker kandungan, bukan kanker paru-paru. Dokter-dokter kadangkala menyebut tumor baru penyakit "jarak jauh".

Tipe kanker uterus (kandungan) yang paling umum mulai pada lapisan (endometrium). Disebut juga kanker edometrial (endometrial cancer), kanker kandungan, atau kanker uterus. Disini kita akan memakai istilah kanker kandungan atau kanker uterus untuk merujuk pada kanker yang mulai pada endometrium.
Suatu tipe kanker yang berbeda, uterine sarcoma, berkembang di otot (myometrium). Kanker yang mulai pada leher rahim (Kanker Leher Rahim) adalah juga suatu tipe yang berbeda dari kanker.


OBAT GETAH BENING, OBAT TIROID,OBAT TUMOR, OBAT KANKER &OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat getah bening, obat tiroid, obat tumor,obat kanker yang bekerja secara efektif  dalam menormalkan gangguan kelenjar getah bening dan tiroid, tumor dan kanker serta menormalkan kadar gula darah kadar  pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat getah bening, tiroid, gondok dan obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat getah bening dan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat getah bening dan obat  diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh. Madu Hitam Pahit griya assalam dapat mengobati gangguan fungsi hati serta juga bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan hepatitis dan serosis,kanker hati, kanker payudara serta kanker pankreas.


Selasa, 05 Februari 2013

Radiasi Mammografi

Risiko Radiasi dengan Screening Mammography yang berulang Bertahun-tahun

Dengan alat mammography modern, jumlah ekspose radiasi adalah sangat kecil. Meskipun tidak ada tingkatan radiasi tanpa beberapa risiko secar teori, tidak ada bukti dari meningkatnya risiko-risiko kanker payudara dari mammography yang dilaksanakan dengan cara yang dianjurkan. Lebih jauh, manfaat-manfaat dari deteksi awal jauh lebih banyak dari kekhwatiran-kekhwatiran secara teori ini.

Kontroversi-Kontroversi pada Area Screening Kanker Payudara

Ada perdebatan tentang persoalan screening mammography pada wanita-wanita muda, seperti dibahas sebelumya. Ada juga persoalan trauma emosi dari penerimaan laporan-laporan mammogram positif yang salah (mammograms yang menunjukan perubahan-perubahan abnormal pada payudara yang sesudahnya terbukti tidak bersifat kanker). Bagaimanapun, setelah mengevaluasi wanita-wanita yang telah menjalani proses-proses ini, tampaknya ia tidak menjadi suatu persoalan yang kekal.

Juga tidak ada saran-saran yang standar untuk screening wanita-wanita dengan risiko-risiko yang tinggi seperti wanita-wanita dengan suatu sejarah kanker payudara famili yang positif atau mereka yang telah mewariskan gen-gen BRCA1 atau BRCA2 yang rusak. Setelah konsultasi dengan hati-hati, beberapa pasien-pasien dengan mutasi-mutasi BRCA mungkin akhirnya memilih untuk menjalankan mastektomi pencegahan (preventive mastectomy) untuk mengurangi risiko-risiko kanker payudara. Untuk pasien-pasien yang memilih pengawasan (monitoring), adalah umumnya diterima bahwa pemeriksaan-pemeriksaan klinis payudara yang lebih sering dan barangkali, secara periode, lebih banyak melibatkan imaging (ultrasound dan MRI) adalah tindakan-tindakan yang minimum.

Manfaat Tes-Tes Genetik BRCA1 dan BRCA2 dalam Mengidentifikasi Wanita yang Berisiko

Pada keadaan-keadaan khusus, tes-tes genetik dapat sangat bermanfaat pada kedua-duanya dalam mengidentifikasi pasien-pasien berisiko tinggi dan mengurangi tingkat kekhwatiran untuk lain-lainnya. Kita juga mengetahui bahwa kehadiran dari satu dari kerusakan-kerusakan genetik ini tidak menyebabkan kanker pada setiap pasien. Kanker-kanker yang terjadi mungkin juga berperilaku sedikit berbeda dari tumor-tumor yang tidak berhubungan dengan BRCA. Ada beberapa bukti-bukti bahwa mereka mempunyai suatu hasil yang lebih baik.
Sebelum tes-tes genetik dilaksanakan, individu-individu yang sedang dites harus mempunyai konsultasi yang saksama. Suatu pengertian yang jelas dari keterbatasan-keterbatasan dari tes-tes dan persoalan-persoalan yang mereka mungkin hadapi harus mendahului testing ini. Pasien harus tahu arti-arti dari hasil-hasil yang mungkin, yang dengan cara apa saja akan keluar, sebelum testing. Mereka juga harus telah menyelesaikan suatu rencana untuk setiap hasil yang mungkin dari hasil-hasil tes. Seringkali, cara yang terbaik untuk mengevaluasi suatu risiko genetik yang potensial adalah memeriksa seorang saudara yang telah didiagnosis dengan kanker payudara. Jika tes genetik saudaranya (yang harus mencakup suatu jumlah yang besar dari mutasi-mutasi yang mungkin) terbukti negatif, maka tidak ada perlunya untuk melaksanakan tes genetik pada individu yang bersangkutan. Namun individu yang bersangkutan harus tetap menjalankan pengawasan yang ketat dengan pemeriksaan-pemeriksaan payudara dan mammograms. Jika tesnya positif pada saudara, maka mutasi spesifik itu adalah satu-satunya yang memerlukan untuk diperiksa pada individu yang bersangkutan dan pada anggota-anggota keluarga lainnya. (Sumber : TotalKesehatanAnda.com)


OBAT GETAH BENING, OBAT TIROID,OBAT TUMOR, OBAT KANKER &OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat getah bening, obat tiroid, obat tumor,obat kanker yang bekerja secara efektif  dalam menormalkan gangguan kelenjar getah bening dan tiroid, tumor dan kanker serta menormalkan kadar gula darah kadar  pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat getah bening, tiroid, gondok dan obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat getah bening dan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat getah bening dan obat  diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh. Madu Hitam Pahit griya assalam dapat mengobati gangguan fungsi hati serta juga bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan hepatitis dan serosis,kanker hati, kanker payudara serta kanker pankreas.





Sabtu, 02 Februari 2013

Mamografi

Frekwensi Mammography dan Pemeriksaan Payudara

The American Cancer Society (ACS) merekomendasikan suatu mammogram garis dasar untuk semua wanita-wanita pada umur 40 tahun dan mammograms tahunan untuk wanita-wanita 40 tahun dan lebih tua selama mereka pada kesehatan yang baik.
Pada wamita-wanita dengan "payudara yang bergumpal-gumpal" atau gejala-gejala payudara, dan juga pad wanita-wanita denga suatu risiko yang tinggi mengembangkan kanker payudara, kadangkala suatu mammogram garis dasar pada umur 35 tahun direkomendasikan. Rekomendasi ini sedikit banyaknya kontroversi, dan ada pandangan-pandangan lainnya.

Mammograms dan Wanita-Wanita Muda

Ada suatu persoalan khusus mengenai mammograms pada wanita-wanita muda. Karena wanita-wanita muda mempunyai jaringan kelenjar payudara yang padat, mammograms yang rutin mempunyai kesulitan menembus jaringan payudara yang padat. Oleh karenanya mammograms dapat tidak mampu mendeteksi kanker pada payudara karena jaringan payudara yang padat disekitar kanker mengaburkannya. Bagaimanapun, persoalan ini dapat sebagian diimbangi (offset) dengan penggunaan dari USG payudara yang khusus, yang kini adalah suatu teknik imaging tambahan yang sangat penting dan digunakan untuk melengkapi mammography pada kasus-kasus yang sulit. Ultrasound dapat membuat suatu benjolan yang tersembunyi diantara jaringan payudara yang padat terlihat. Ia dapat juga mendeteksi benjolan-benjolan dan kanker-kanker payudara dini ketika mammograms gagal untuk mengidentifikasi suatu persoalan. Ultrasound dapat juga membantu dokter-dokter menempatkan area-area khusus pada payudara untuk biopsi. Kadangkala dokter-dokter juga menganjurkan penggunaan dari screening magnetic resonance imaging (MRI) pada wanita-wanita lebih muda dengan jaringan payudara yang padat.

Magnetic resonance imaging (MRI) scanning

Penelitan baru-baru ini telah menunjukan bahwa MRI scanning mungkin adalah suatu alat screening yang bermanfaat untuk kanker payudara pada populasi-populasi tertentu yang berisiko tinggi. Pada tahun 2004, suatu team dari peneliti-peneliti Belanda mempublikasikan suatu studi dari lebih dari 1900 wanita-wanita yang berada pada risiko tinggi untuk kanker payudara didalam jurnal kedokteran New England. Wanita-wanita ini menjalankan screening kanker payudara yang memasukkan pemeriksaan-pemeriksaan fisik setiap enam bulan bersama dengan mammograms dan scan MRI payudara-payudara tahunan. Ketika mammograpy konvensional mendeteksi banyak kanker-kanker pada suatu stadium awal, beberapa tumor-tumor diidentifikasikan oleh MRI yang tidak dideteksi oleh mammography. Keseluruhannya, MRI menjurus pada identifikasi dari 32 tumor-tumor, dimana 22 darinya tidak tampak pada mammogram yang berhubungan dengannya. Demikian juga, beberapa tumor-tumor yang tampak pada mammograms yang tidak terlihat pada scan MRI. Mammography mendeteksi suatu jumlah total dari 18 tumor-tumor, dimana delapan darinya tidak teridentifikasi oleh MRI.
Penggunaan rutin dari MRI, bagaimanapun, mempunyai banyak keterbatasan-keterbatasan. Dimana ia memungkinkan deteksi dari beberapa tumor-tumor pada wanita-wanita berisiko tinggi, ia juga mendeteksi lebih banyak luka-luka yang tidak bersifat kanker, yang menjurus pada pemeriksaan-pemeriksaan lebih lanjut yang lebih banyak dan prosedur-prosedur medis yang tidak perlu secara potensi. Kenyataannya, MRI menjurus pada sebanyak dua kali pemeriksaan-pemeriksaan yang tidak perlu dan tiga kali operasi-operasi biopsi payudara yang tidak perlu dari pada screening dengan mammography saja. MRI juga adalah kira-kira 10 kali lebih mahal (biaya rata-rata $1000 sampai $1500) dari pada mammography.
Karena keterbatasan-keterbatasan ini, ahli-ahli percaya bahwa screening dengan MRI adalah tidak praktis untuk wanita-wanita yang tidak mempunyai suatu peningkatan risiko mengembangkan kanker payudara. Bagaimanapun, manfaat-manfaatnya melebihi keterbatasan-keterbatasannya pada populasi-populasi berisiko tinggi tertentu.
Pada bulan Maret tahun 2007, the American Cancer Society Breast Cancer Advisory Group mengeluarkan rekomendasi-rekomendasi screening kanker payudara yang baru yang memasukkan MRI scanning bersama dengan mammography untuk wanita-wanita berumur 30-69 yang dipertimbangkan mempunyai suatu perkiraan risiko seumur hidup mengembangkan kanker payudara sebesar 20%-25%.
Rekomendasi-rekomendasi screening sebelumnya mengenai pemeriksaan-pemeriksaan sendiri payudara, pemeriksaan-pemeriksaan payudara secara klinis, dan mammograms tidak dirubah pada rekomendasi-rekomendasi screening tahun 2007. Menambahkan suatu MRI payudara tahunan direkomendasikan untuk wanita-wanita yang:
  • mempunyai suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2, indikasi dari suatu risiko kanker payudara yang diwariskan yang kuat,
  • mempunyai seorang saudara tingkat satu dengan suatu mutasi BRCA1 atau BRCA2 namun belum dites untuk mutasinya, atau
  • menerima radiasi dada untuk merawat penyakit Hodgkin atau kanker-kanker lainnya, misalnya berumur antara 10 dan 30.
Petunjuk-petunjuk baru menyatakan bahwa pada saat ini tidak cukup bukti-bukti untuk merekomendasikan penggunaan dari MRI screening secara rutin pada wanita-wanita dengan faktor-faktor risiko lain, termasuk suatu sejarah pribadi dari kanker payudara, suatu sejarah dari carcinoma in situ atau atypical hyperplasia, atau jaringan payudara yang padat yang membuat interpretasi dari mammograms sulit. Wanita-wanita dengan faktor-faktor risiko ini mungkin ingin mendiskusikan program sreening mereka dengan dokternya untuk menentukan lebih baik apakah MRI mungkin bermanfaat pada kasus mereka.
Adalah penting untuk mencatat bahwa MRI jangan dipertimbangkan sebagai suatu pengganti dari mammography yang reguler, dan mammography adalah satu-satunya alat screening untuk mana suatu pengurangan pada angka kematian dari kanker payudara telah dibuktikan.

Pemeriksaan-Pemeriksaan sendiri payudara dan pemeriksaan-pemeriksaan payudara oleh dokter anda

  • Semua wanita-wanita berumur lebih dari 20 tahun harus melaksanakan pemeriksaan sendiri payudara setiap bulan.
  • Mereka yang berumur lebih dari 40 tahun harus juga mempunyai pemeriksaan-pemeriksaan payudara tahunan oleh dokter-dokter mereka.
  • Mereka yang lebih muda dari 40 tahun dapat mempunyai pemeriksaan-pemeriksaan payudara oleh dokter-dokter mereka setiap tiga tahun.
  • Untuk wanita-wanita dengan risiko yang lebih tinggi dari normal, suatu program yang baik akan memasukkan pemeriksaan sendiri payudara setiap bulan dan dua kali setiap tahun yang terfokus pada pemeriksaan dokter. Perubahan-perubahan apa saja yang jelas pada payudara-payudara memerlukan evaluasi lebih lanjut dengan mammography dan ultrasound.

Pelaksanaan suatu pemeriksaan sendiri payudara

Pemeriksaan sendiri payudara adalah terlaksana paling baik ketika stimulasi hormon dari payudara paling sedikit. Ini secara khas terjadi tujuh sampai 10 hari setelah start dari suatu siklus haid (atau tiga hari setelah satu periode). Pada saat itu, penyimpanan cairan dari payudara dan proliferasi sel adalah paling rendah. Suatu keadaan yang ideal untuk melaksanakan pemeriksaan ini adalah waktu mandi.
  1. Dengan tangan dan payudara dibasahi dengan sabun, mulai dengan jari-jari yang diratakan bersama dan bekerja menyusuri dari bagian luar ke tengah payudara. Adalah bermanfaat untuk membagi secara mental daerah yang akan diperiksa kedalam kwadran-kwadran dan bekerja sekitar kwadran-kwadran secara sekuen. Kwadran atas luar harus secara mental diperluas kedalam ketiak bersama dinding dada. Area ini harus secara hati-hati dimasukkan kedalam pemeriksaan.
  2. Proses diulang dalam urutan yang sama dengan jari-jari bergerak dalam suatu gerakan yang bergetar (fluttering motion). Gerakan-gerakan yang berbeda ini, flat fingered stroking dan fluttering fingertips, mengizinkan deteksi dari sedikit banyaknya kelainan-kelainan jaringan yang berbeda.
  3. Pemeriksaan dengan merasakan payudara ini (palpation) harus ditemani oleh suatu pemeriksaan visual yang singkat. Dengan tangan-tangan disamping melihat kedalam sebuah cermin, perhatikan simetrinya. Kemudian naikkan tangan-tangan secara perlahan keatas kepala, periksa area-area yang kulitnya tertarik kedalam apa saja atau benjolan-benjolan atau distorsi yang terlihat .
Proses pemeriksaan seluruhnya dapat dilakukan dalam waktu beberapa menit.
Perubahan yang terdeteksi apa saja dari penampilan atau perasaan yang biasa harus dilaporkan kepada dokter. Jika ada area-area yang dikhwatirkan yang dapat dirasakan (jelas) dan mammogram tidak menunjukan suatu kelainan, maka suatu USG payudara yang khusus dapat sangat bermanfaat.
Untuk wanita-wanita yang khwatir mereka mempunyai payudara-payudara yang berbenjol dan tidak dapat mengerti pemeriksaan mereka, adalah paling baik melakukan suatu pemeriksaan yang hati-hati setelah suatu pemeriksaan dokter. Ini melayani sebagai garis dasar untuk benjolan-benjolan yang normal. Pemeriksaan ini harus diulang beberapa hari berturut-turut sehingga penemuan-penemuan diingat kembali secara jelas. Sesudah itu, jika suatu perubahan yang baru atau progresif berkembang, ia lebih mungkin terdeteksi. Tujuannya adalah mempertahankan suatu derajat yang sesuai dari kesiap-siagaan tanpa menciptakan ketakutan yang terus menerus. Lakukan pemeriksaan dan singkirkan secara mental sampai waktu berikutnya.

Jumat, 01 Februari 2013

Kanker Payudara

Pentingnya Pendeteksian Awal Kanker Payudara

Tipe-tipe yang beragam dari kanker-kanker berkelakuan berbeda, dengan angka-angka pertumbuhan dan pola-pola penyebaran (metastasis) ke area-area lain dari tubuh yang berbeda. Beberapa kanker adalah "disukai" dan dapat dirawat, dimana lain-lainya adalah begitu agresif dan membahayakan dimana hampir tidak ada pada gudang senjata medis yang modern dapat membantu.

Dibandingkan dengan kanker-kanker lain, kanker payudara berada pada ujung yang lebih dapat dirawat dari spektrum jika didiagnosis secara dini. Ia dipertimbangkan sebagai suatu kanker yang "disukai" karena ia dapat dideteksi secara dini dengan pemeriksaan payudara atau dengan mammography. Kanker Pankreas (Pancreatic cancer), contohnya, berada pada ujung yang mematikan dari spektrum. Kanker pankreas adalah seringkali sulit untuk dideteksi sampai ia telah berlanjut sangat jauh.
Studi-studi telah dengan jelas menunjukan bahwa lebih kecil ukuran kanker payudara ketika dideteksi, lebih baik kemungkinan dari suatu penyembuhan melalui operasi dan kelangsungan hidup jangka panjang. Kemungkinan dari suatu penyembuhan juga lebih tinggi jika kanker diangkat sebelum ia menyebar ke nodul-nodul getah bening dan organ-organ lain seperti paru-paru, hati/liver, tulang-tulang, dan otak.
Sekarang ini, mammography dan pemeriksaan payudara melayani sebagai fondasi untuk screening kanker payudara. Adalah sangat penting untuk seorang wanita untuk mempunyai pemeriksaan-pemeriksaan payudara secara reguler dan juga mammograms untuk mendeteksi kanker payudara secara dini.

Keuntungan dan Keterbatasan Mammography

Mammography adalah suatu pemeriksaan x-ray dari dada yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi suatu kanker di dada ketika ia masih sangat kecil, jauh sebelum ia dapat dirasakan dengan pemeriksaan payudara. Kira-kira 85%-90% dari semua kanker-kanker payudara ditemukan/dideteksi dengan mammography. Penemuan awal dengan mammography telah mengurangi angka kematian dari kanker payudara sebanyak 20%-30% pada wanita-wanita berumur lebih dari 50 tahun.
Bagaimanapun, sejumlah 10%-15% dari kanker-kanker payudara tidak terlihat pada mammography namun dapat dirasakan pada pemeriksaan payudara secara fisik. Oleh karenanya, suatu mammogram normal tidak meniadakan kemungkinan kanker payudara. Pemeriksaan payudara dengan palpasi (palpation) dan inspeksi visual adalah juga penting. Sewaktu suatu pemeriksaa fisik secara rutin, seorang dokter dapat melakukan suatu pemeriksaan payudara. Wanita itu juga harus melakukan pemeriksaan sendiri payudara setiap bulannya.