Kamis, 06 September 2012

Pengelolaan Diabetes Melitus

Pengelolaan Diabetes Melitus Yang Rasional
Diabetes Melitus (DM) jika tidak dikelola dengan baik akan mengakibatkan berbagai komplikasi, misalnya penyakit serebrovaskuler, jantung koroner, penyakit pembuluh darah tungkai, penyakit di mata, ginjal dan saraf.Jika kadar glukosa darah dapat dikendalikan dengan baik, diharapkan semua komplikasi tersebut dapat dicegah, paling tidak dihambat.

Menurut Prof.DR.Dr. Sarwono Waspadji, SpPD-KEMD, dalam keadaan normal glukosa diatur sedemikian rupa oleh insulin yang diproduksi oleh sel beta pankreas, sehingga kadarnya dalam darah selalu dalam batas aman, baik pada keadaan sebelum makan maupun setelah makan. Kadar glukosa darah selalu stabil sekitar 70-140 mg/dl. Pada keadaan diabetes melitus, tubuh kekurangan insulin sehingga pengaturan kadar glukosa darah menjadi kacau.

Gejala diabetes melitus sangat khas, yakni sering kencing, lemas, sering mengantuk dan berat badan menurun. Kalau hal itu dibiarkan berlarut-larut maka dapat berakibat terjadinya kegawatan diabetes melitus yaitu ketoasidosis diabetik yang sering mengakibatkan kematian.

Kasus diabetes melitus yang terbanyak dijumpai adalah diabetes melitus tipe 2 yang umumnya memiliki latar belakang, kelainan berupa resistensi insulin. Kasus diabetes melitus tipe 1 yang memiliki latar belakang kelainan berupa kurangnya insulin secara absolut akibat proses autoimun tidak begitu banyak ditemukan di Indonesia.

Mengelola diabetes melitus dalam jangka pendek tujuannya untuk menghilangkan keluhan/gejala diabetes melitus dan mempertahankan rasa nyaman serta sehat. Dalam jangka panjang, tujuannya untuk mencegah komplikasi baik makroangiopati, mikroangiopati maupun neuropati dengan tujuan akhir menurunkan kecacatan dan kematian akibat diabetes melitus.

Dalam mengelola diabetes melitus, langkah pertama yang harus dilakukan adalah pengelolaan non-farmakologis berupa perencanaan makanan dan kegiatan jasmani. Jika belum tercapai, dilanjutkan dengan langkah berikutnya yaitu penggunaan obat/pengelolaan farmakologis.

Pada kebanyakan kasus, umumnya dapat diterapkan langkah seperti diatas. Pada keadaan kegawatan tertentu (ketoasidosis, diabetes dengan infeksi, stress), pengelolaan farmakologis dapat langsung diberikan, umumnya berupa suntikan insulin. Tentu saja dengan tidak melupakan pengelolaan non-farmakologis.

Adapaun pilar utama pengelolaan diabetes melitus meliputi : perencanaan makanan, latihan fisik, pengelolaan farmakologis, dan penyuluhan berupa edukasi kepada masyarakat.


OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat diabetes yang bekerja secara efektif dan cepat dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Rabu, 05 September 2012

Hiperglikemia Postprandial


Waspadai Melonjaknya Kadar Gula Darah Setelah Makan
Gula darah harus diturunkan sehingga mencapai batas normal

Diabetes Melitus (DM) terus menarik perhatian dunia. Penyebabnya tak lain karena jumlah penderitanya yang semakin tinggi. Apalagi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Diabetes Melitus (DM) merupakan penyebab kematian keempat di dunia dan bertanggung jawab atas lebih dari tiga juta kematian setiap tahunnya.

Diabetes Melitus juga merupakan factor resiko yang dapat meningkatkan kematian akibat penyakit kardiovaskuler sebesar satu sampai empat kali lipat. Diabetes Melitus memang diyakini berkaitan erat dengan meningkatnya resiko penyakit kardiovaskuler, dimana kebanyakan penderita dengan prediabetes dan diabetes mellitus tipe 2 meninggal karena penyakit kardiovaskuler.

Menurut Ketua Divisi Endokrin dan Metabolisme, Departemen Penyakit dalam FKUI, Prof.DR.dr.Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE, penyandang diabetes mellitus harus mewaspadai resiko hiperglikemia postprandial. 

Hiperglikemia postprandial merupakan kadar gula darah dua jam sesudah makan yang melebihi nilai normal. Berdasarkan consensus diabetes tahun 2002, dalam keadaan normal, kadar gula darah dua jam sesudah makan nilainya kurang dari 200 mg/dl. Para individu dengan diabetes mellitus, kadarnya melebihi atau sama dengan 200 mg/dl.

Kadar gula darah yang tinggi berbahaya bagi penderita diabetes mellitus dan kelompok pradiabetes karena berhubungan dengan komplikasi pembuluh darah besar. Untuk itu, International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2007 membuat panduan (guideline) agar mewaspadai hiperglikemia postprandial terhadap resiko penyakit kardiovaskuler. Menurut IDF, menurunnya kadar gula darah akan mengurangi resiko komplikasi pembuluh darah, misalnya stroke atau penyakit kardiovaskuler.

Adapun target kadar gula darah yang diturunkan dua jam setelah makan harus kurang  dari 140 mg/dl. Selain itu, penting pula memperhatikan nilai hemoglobin A1c (HbA1c) dan kadar gula darah puasa. Nilai HbA1c atau gambaran rata-rata kadar gula darah selama dua bulan, idealnya kurang dari 1,5%, sementara kadar gula darah puasa kurang dari 100 mg/dl. Permasalahannya adalah, untuk mencapai target tersebut tidaklah mudah. Apalagi orang dengan hiperglikemia postprandial setelah makan akan memiliki kadar gula darah yang meningkat cepat. Untuk menurunkannya, mau tidak mau, menggunakan obat diabetes mellitus.

OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat diabetes yang bekerja secara efektif dan cepat dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Minggu, 02 September 2012

Kelainan Tiroid Pada Anak


Bagaimana mengenali disfungsi tiroid pada bayi yang baru lahir ?
            Untuk mudahnya, lihat kondisi fisik bayi; apakah tidak ada kelainan bentuk,misalnya proporsi tubuh dan kepala tidak seimbang atau lidahnya tebal. Lalu gerakannya kurang aktif dan dalam perkembangannya, interaksi antara ibu-bayi dan bayi dengan lingkungan kurang. Ini karena ada gangguan perkembangan mental serta gangguan defect neurology dalam bentuk gangguan pendengaran dan bicara.

            Jika ada gangguan tersebut maka segera konsultasi. Bila dalam 3 tahun pertama kelahiran dapat dideteksi dan segera diobati, harapan akan kembali normal besar, lebih dari 90%. Ini sudah dibuktikan.  Bagi ibu hamil, perlu waspada apakah sedang mengkonsumsi obat untuk hipertiroid. Ada kemungkinan obat kebablasan sehingga terjadi hipo. Apakah pernah mendapat terapi sinar radioaktif ? Adakah riwayat disfungsi tiroid dalam keluarga ? Ibu dengan kondisi demikian harus konsultasi ke dokter untuk melihat apakah ada gangguan tiroid selama kehamilan. Setelah anak lahir, segera bawa ke dokter anak jika ragu dengan kondisi anak.

            Penderita disfungsi tiroid dalam keadaan tidak hamil, perlu control tiap 4-8 minggu. Pada ibu hamil, control harus lebih sering dan ketat, 2-4 minggu sekali. Hal ini untuk mengantisipasi gangguan yang mungkin muncul terutama bagi bayi, karena pertumbuhannya tidak bisa menunggu. Komplikasi hipotiroid pada kehamilan, dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir premature, plasenta lepas, pendarahan pasca melahirkan, gangguan perkembangan pada anak. Hipertiroid pada kehamilan antara lain bisa menyebabkan pre/eklamsia, meninggal saat persalinan dan kelahiran premature.
Sumber : OTC Digest

OBAT GETAH BENING,TIROID & DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat getah bening, obat tiroid yang bekerja secara efektif  dalam menormalkan gangguan kelenjar getah bening dan tiroid serta menormalkan kadar gula darah kadar  pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat getah bening, tiroid, gondok dan obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat getah bening dan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat getah bening dan obat  diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Sabtu, 01 September 2012

Kenali Gangguan Tiroid


Kenali Gangguan Tiroid

Gangguan fungsi (disfungsi) tiroid atau yang lebih dikenal sebagai penyakit gondok, sering terjadi namun masyarakat banyak yang belum memahami dan menyadari mengenai kondisi penyakit ini. Di dunia, diperkirakan sekitar 300 juta orang  menderita gangguan ini. Di RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta, angka kunjungan sekitar 230/bulan; 84% diantaranya wanita. Memang, disfungsi tiroid lebih banyak diderita oleh kaum hawa.
            Disfungsi tiroid bisa berupa hiper (kelebihan) atau hipo (kekurangan). Tiroid adalah kelenjar yang memproduksi  hormone tiroid yang berperan penting dalam banyak hal di seluruh system dan organ tubuh.
            Jika dibiarkan, disfungsi tiorid dapat menyebabkan gangguan serius. Hepertiroid dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang berakhir dengan serangan jantung, serta osteoporosis pada wanita menopause. Hipertiroid bisa membuat pasien koma, karena denyut jantung melambat.  Bisa juga timbul gangguan menstruasi dan/atau masalah kesuburan wanita, depresi, nyeri otot dan sendi, dan lain-lain.
            Disfungsi tiroid dapat menyerang semua usia, mulai dari bayi sampai usia lanjut. Untuk mengetahui disfungsi tiroid lebih jauh, Hanida Syafriani  dari OTC Digest mewawancarai dr. Imam Subekti, SpPD-KEMD, Ketua Divisi Metabolik Endokrin Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM, Jakarta. Berikut petikannya :

Seperti apa gejala awal disfungsi tiroid ?
            Gejala awal tergantung dari jenisnya ; apakah hiper atau hipotiroid. Pada hiperaktif, artinya hormone tiroid (gondok) berlebihan. Dia akan memberikan rangsangan berlebih pada system sel tubuh, antara lain yang paling dirasakan adalah pada jantung. Muncul keluhan jantung berdebar tanpa ada rangsang yang sesuai. Misalnya sedang menonton acara yang lucu, jantung berdebar; itu perlu diwaspadai.
            Kemudian, banyak makan. Hormon tiroid memiliki fungsi regulasi; memanaskan (tubuh). Jika berlebihan, makanan akan dibakar (secara berlebihan) sehingga tidak ada penambahan ke berat badan. Jadi makannya banyak namun berat badan menurun. Lalu, mudah marah; sedikit-sedikit tersinggung dan mengerjakan sesuatu selalu terburu-buru.
            Kalau hipo, sebaliknya. Orangnya kalem, lesu, tidak bergairah dan berat badan meningkat. Jika ada gejala demikian, segeralah ke dokter.

Apakah selalu ditandai dengan gondok yang membesar ?
            Sebagian besar disfungsi tiroid, hiper atau hipo, disertai dengan pembesaran kelenjar gondok. Tapi sebagian tidak terlihat oleh kasat mata. Kadang diperlukan pemeriksaan penunjang seperti USG atau scanning tiroid; pemeriksaan pencitraan untuk melihat, apakah gangguan tiroid atau bukan. Gejala fisik yang lain, yakni tangan gemetar (tremor).

Apakah penyebab disfungsi tiroid ?
            Penyebabnya tidak tunggal. Ada factor genetic, lingkungan dan endogen (dari dalam). Meski punya bakat, perlu factor lain untuk munculnya gangguan. Wanita dan usia produktif lebih banyak terkena karena wanita lebih mudah stress. Hormon seks wanita (estrogen) juga berpengaruh. Mereka yang pernah menjalani terapi radiasi, juga beresiko.

Ada hubungan dengan pola makan dan tempat tinggal ?
            Pola makan lebih berpengaruh pada hipo karena kurang konsumsi iodium. Mereka yang tinggal di daerah yang sumber iodiumnya rendah, dapat mengalami hipotiroid. Di Indonesia, misalnya di daerah Bukit Barisan, Sumatera Utara dan Kebumen, Jawa Tengah. Sementara hipertiroid lebih dipengaruhi oleh factor yang lain; bukan karena makan banyak garam, lalu menjadi hipertiroid.


OBAT GETAH BENING,TIROID & DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat getah bening, obat tiroid yang bekerja secara efektif  dalam menormalkan gangguan kelenjar getah bening dan tiroid serta menormalkan kadar gula darah kadar  pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat getah bening, tiroid, gondok dan obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat getah bening dan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat getah bening dan obat  diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Senin, 27 Agustus 2012

Diabetes Anak Obesitas


Derita Anak Obesitas
Jumlah anak dengan obesitas mengalami peningkatan. Akibatnya, kini semakin banyak penyakit generative pada anak.
Sudah 8 bulan terakhir, Doni menyuntikkan insulin ke tubuhnya. Walaumasih berusia 17 tahun, remaja yang terbilang gemuk ini sudah dinyatakan menderita diabetes mellitus (penyakit kencing manis). Penyakit ini terdiagnosa setahun yang lalu. Awalnya Doni merasa berat badannya menurun, meskipun pola makannya tidak berubah. Ia sering buang air kecil dan terbangun di malam hari, untuk ke kamar mandi.
            Dari hasil pemeriksaan kadar  gula darah, yang didukung berat badan atau indeks masa tubuh (IMT), Doni didiagnosa menderita diabetes tipe 2. Ny. Asih, ibunya Doni, tidak habis piker anaknya bisa kena diabetes. Penyakit ini biasanya diderita oleh orang dewasa.
            Sejak kecil, tubuh Doni terbilang sangat gemuk. Di usia 5 tahun, berat badannya 30 kg. Masuk SMA, berat badannya 85 kg dengan tinggi 160 cm. Kondisi ini, sebenarnya, membuat ia minder di sekolah, terutama jika berhadapan dengan teman wanita.
            Tapi Doni tidak sendirian. Kini, semakin banyak anak kegemukan bahkan sudah obesitas. Dampaknya, makin banyak anak yang mengidap penyakit metabolic. Faktor genetic dan kurangnya pengetahuan orang tua atau pandangan yang salah bahwa anak yang gemuk adalah sehat dan menggemaskan, merupakan factor yang menyebabkan anak menjadi obesitas.
            Orang tua sering tidak menyadari bahwa anak yang obesitas dapat mengalami berbagai komplikasi kesehatan yang membahayakan seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kolestero. Berat badan berlebihan juga memberi tekanan yang lebih pada tulang dan bisa menghambat pertumbuhan.
            Obesitas anak bisa disebabkan oleh hormone dan factor genetic tetapi umumnya karena anak makan terlalu banyak dan kurang olah fisik. Makanan yang dapat menyebabkan obesitas adalah yang tinggi lemak dan kalori seperti fast food (makanan cepat saji), kue-kue yang manis, minuman soda dan permen. Selain makanan, kurangnya olah fisik dan melakukan kegiatan yang kurang aktif seperti nonton TV dan bermain video games dapat menyebabkan berat badan anak terus bertambah.
            Banyak penyakit yang bisa dialami anak obesitas. Diantaranya penyakit-penyakit yang dulunya tidak pernah diidap oleh anak-anak seperti diabetes, darah tinggi dan penyakit jantung. Disamping itu, anak-anak obesitas beresiko menderita  penyakit saluran pernafasan dan asma.
            Anak-anak dengan berat badan berlebih atau kegemukan akan mengalami kesulitan untuk bergerak dan terganggu pertumbuhannya karena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang.
            Dalam pengobatan, anak ditangani berbeda dengan orang dewasa.Makan mereka tidak dikurangi, tetapi proporsinya disesuaikan. Selain itu, anak juga dituntut untuk lebih aktif dengan berolahraga. Dalam kasus Doni, pengaturan pola makan dan olahraga tidak cukup untuk mengendalikan kadar gula darahnya. Penyakit Diabetes Melitus tipe 2 yang diderita  dapat akhirnya berkembang menjadi diabetes mellitus tipe 1 dan untuk itu diperlukan suntikan insulin dan obat oral.
Sumber : OTC Digest, Edisi 49 Tahun V.

OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat diabetes yang bekerja secara efektif dan cepat dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Minggu, 26 Agustus 2012

Sehat Dengan Diabetes


SEHAT DENGAN DIABETES
Menderita diabetes bukan berarti kiamat. Dengan mengatur pola makan, olahraga rutin dan obat, Ia membuktikan bahwa diabetes dapat dikendalikan dan terhindar dari komplikasi.
Lemas dan selalu mengantuk, bahkan di pagi hari. Ini selalu dirasakan Suyatno (50 tahun), karyawan Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta. “Itu tujuh tahun lalu, saat tubuh saya kegemukan,”tuturnya. Merasa kurang sehat, ia memeriksakan diri ke klinik di kantor. Diketahui, kadar gula darahnya tinggi, 220 mg/dl. Dokter langsung menyarankan untuk memperbaiki pola makan; ia harus diet. “Tapi waktu itu saya lagi senang-senangnya makan. Susah untuk diet,” ia tertawa.

            Beberapa waktu kemudian, tubuhnya benar-benar lemas. Ketika kembali diperiksa, kadar gula darahnya naik sampai 329 mg/dl (normalnya >200 dan gula puasa 126). Suyatno didiagnosa menderita penyakit diabetes mellitus tipe 2 (DM 2). Ia disarankan dirawat di Rumah Sakit tapi ia menolak dan memilih untuk berobat jalan. Ia memperoleh edukasi. “Dokter bilang, diabetes tidak ada obatnya. Hanya bisa dicegah agar jangan sampai timbul komplikasi,”Ujarnya.

Mengelola diabetes
            Akhirnya ia sadar bahwa ia harus berubah. Diri sendiri yang harus berusaha keras, agar terhindar dari komplikasi diabetes. Sebagai penyandang diabetes, suyatno mulai rajin diet dan mengatur pola makan. Awalnya, ia hanya menjalani diet dan tidak mau mengkonsumsi obat. “Itu tantangan buat saya,”katanya. Namun ternyata diet saja tidak cukup. Gula darahnya tetap sulit untuk turun. Akhirnya, ia mengikuti saran dokter untuk mengkonsumsi obat metformin 250 gram, dosis satu kali sehari.
            Konsumsi nasi putih dikurangi menjadi 200 gram sekali makan. Sebaliknya ia memperbanyak mengkonsumsi sayur. Saat makan di kantor, ia memilih menu rendah garam. Pada Diabtes Melitus tipe 2, memang hipertensi sering muncul sebagai bagian dari sindrom metabolic. Maka, penderita perlu berjaga-jaga agar terhindar dari hipertensi
            Ia juga olahraga rutin, yakni jogging selama 20-30 menit, minimal 5 kali seminggu. Olahraga  adalah satu dari tiga pilar untuk mengelola diabetes, selain diet dan obat. Bagi penderita diabetes mellitus tipe 2, olahraga penting untuk membakar energi  sehingga menurunkan berat badan, meningkatkan kepekaan sel tubuh terhadap insulin dan memperbaiki peredaran darah.
            Jadwal jogging disesuaikan dengan jadwal kerjanya, sesuai shift. Jika mendapat shift pagi, ia jogging sore hari. Sebaliknya jika ia mendapat shift siang, jogging dilakukan pada pagi hari. Ia sengaja tidak membawa uang kalau mau jogging agar tidak tergoda untuk jajan. Mantan Kabareskrim Susno Duadji menjadi teman joggingnya.
            Beberapa bulan terakhir, Suyatno mulai memajukan jadwal makan malam menjadi pukul 17.30.”Sehabis lari, lalu makan dan minum obat,”terangnya. Hal ini dilakukan untuk menahan keinginan untuk ngemil. Setelah makan dan minum obat, ia menyibukkan diri dengan kegiatan keagamaan. Usai Sholat magrib ia mengaji, dilanjutkan kemudian dengan Sholat Isya’. Dengan begitu tidak ada kesempatan untuk mencari kudapan.
            Gula darahnya kini 196 mg/dl dan gula darah puasa 116 mg/dl. Kadar HbA1c 7,1% turun  dari 8 % ketika ia didiagnosa dulu. Berat badannya turun menjadi 65 kg. Setiap bulan ia control ke klinik untuk periksa gula darah dan setahun sekali ia melakukan medical check up. Ia bersyukur, selama ini hasilnya baik. Kondisi kesehatannya stabil; ia belum pernah kolaps. Memang kadang kadar gula darahnya naik sedikit. “Biasanya kalau habis menghadiri hajatan,” ia tersenyum. Jika demikian ia langsung mengkoreksi pola makannya.
            Banyak perubahan positif yang dirasakannya setelah menjalani pola hidup sehat. Ia merasa gerakan tubuhnya terasa ringan. Ia juga bisa merasakan jika gula darahnya naik. “Terasa lemas dan mengantuk,” Ujarnya. Ia introspeksi, apa yang kira-kira menyebabkan gula darahnya nik dan segera berusaha memperbaikinya.
            Kelahiran 17 April 1960 ini memang cukup ketat menjaga dietnya. Sampai-sampai Dokter yang merawat, menobatkannnya sebagai pasien yang paling disiplin. Begitu disiplin hingga ia menolak untuk mengantongi permen. Diabetesi memang dianjurkan untuk membawa permen untuk berjaga-jaga kalau-kalau gula darahnya turun di bawah normal (hipoglikemia) karena mereka beresiko mengalami hal ini. 

OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat diabetes yang bekerja secara efektif dan cepat dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Gejala Diabetes Anak


Kenali Gejala Diabetes Anak
Diabetes mellitus  tipe 2 mulai banyak ditemukan pada anak-anak. Kenali gejala dan tandanya, agar pengobatan tidak terlambat.
Diabetes mellitus (DM) tipe 2 atau penyakit kencing manis, bukanlah penyakit yang umum dialami anak-anak. Biasanya, penyakit ini terjadi pada orang dewasa yang kegemukan sehingga terjadi resistensi insulin. Tetapi, percaya atau tidak, penyakit ini kini mulai banyak ditemukan pada anak-anak, terutama pada anak-anak yang mengalami obesitas. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah anak penderita diabetes meningkat. Pada tahun 2009, menurut spesialis endokrinologi anak dari Fakultas Kedokteran  Universitas Indonesia Aman Pulungan, ditangani 20 kasus.

Sering Disangka Diare
Menurut dr. Luszy Arijanti, SpA dari RS Gading Pluit, tidak ada tanda-tanda khusus pada anak yang berpotensi menderita diabetes saat dewasa.”Baru akan terdiagnosa menderita diabetes pada usia 7 tahun ke atas,” ujarnya. Ini ditandai dengan sejumlah gejala yang mirip gejala diare, seperti muntah-muntah,sering buang air besar,kesadaran menurun (koma), dehidrasi berat, kejang-kejang dan sebagainya. Bedanya nafas anak berbau asam (aseton).
            Tanda dan gejala ini membuat orang tua menganggap, anaknya menderita diare berat. Akibatnya, tidak jarang anak penderita diabetes dibawa ke rumah sakit dalam keadaan koma, akibat komplikasi.
            Menurut dr.Luszy, orang tua harus memperhatikan kebiasaan makan dan aktifitas fisik anak di rumah. Juga, memperhatikan perkembangan berat badan anak.  Anak yang terindikasi menderita diabetes mellitus biasanya sering merasa lapar, sering buang air kecil, dan berat badan tidak kunjung naik.
            Jika terlihat ada gejala tersebut pada anak, segera periksakan kadar gula darah. Kadar gula darah normal pada anak, sama dengan orang dewasa yakni antara 100-140 mg/dl. Diatas angka tersebut, kemungkinan anak menderita diabetes.
            Tidak semua anak obesitas berakhir menjadi penderita diabetes. Tetapi anak obesitas dari orang tua yang menderita diabetes kemungkinan untuk terkena diabetes sangat besar.  Maka, anak obesitas yang orang tuanya mengidap diabetes, perlu hati-hati. Sebaiknya, anak jangan gemuk.

Ubah Gaya Hidup
            Anak dengan diabetes mellitus tipe 2 perlu mengatur pola makan, meningkatkan aktifitas fisik. Jika hal ini belum juga menurunkan kadar gula darah sampai batas normal, anak perlu minum obat. Dokter biasanya akan memberikan Metformin dan Insulin. Penurunan berat badan tidak dianjurkan  bagi anak yang belum memasuki usia puber.
            Untuk diet, anak diabetes mellitus bisa diberi diet yang sama dengan anak lain yakni, tiga kali makan utama lengkap dan dua kali snack. Yang berbeda adalah kombinasi lauk-pauknya dan macam buah-buahan. Contohnya, saat makan sebaiknya hindari kombinasi dual auk sumber karbohidrat. Jadi, apabila makan nasi, lauknya jangan mie, bihun atau kentang, melainkan  sayur, tahu, atau tempe. Selain itu, hindari sumber karbohidrat sederhana seperti gula, permen, softdrink, es krim dan makanan ringan dengan kadar gula yang tinggi.

OBAT DIABETES ALAMI
Madu Hitam Pahit Griya Assalam merupakan obat diabetes yang bekerja secara efektif dan cepat dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes tipe II dan dapat meningkatkan stamina tubuh agar menjadi fit dan bersemangat dalam beraktifitas (tidak lesu/lemah). Madu Hitam Pahit Griya Assalam mengandung unsur kromium yang berperan sebagai obat diabetes dengan cara memperbaiki fungsi pankreas yang bertugas untuk memproduksi/mensekresi insulin untuk metabolisme gula agar dapat masuk dalam sel-sel tubuh dan tidak menumpuk pada pembuluh darah. Madu Hitam Pahit Griya Assalam juga merupakan obat diabetes yang mengandung senyawa Alkaloid yang berkhasiat untuk mengobati peradangan dalam tubuh dan memulihkan fungsi sel-sel tubuh. Madu Hitam Pahit Griya Assalam adalah obat diabetes yang banyak mengandung hemaglobin yang berkhasiat untuk mengikat oksigen untuk metabolisme tubuh sehingga berkhasiat untuk memulihkan serta menjaga stamina dan vitalitas tubuh.